Kita memang hanya akan dipertemukan, dengan apa-apa yang kita cari.

Tujuh bulan lamanya terjebak dalam khayalan, terpana terpaku tanpa ada sadar.

Mati rasa, mati karsa, mati karya. Hanya silau semu yang berkuasa.

Sudah cukup, sadar akhirnya. Kini waktu untuk kembali bergerak.

Meniti jalan yang terlupakan, meninggalkan jejak di setiap langkah.